Bacaan Doa Iftitah dan Artinya

 Bacaan Doa Iftitah

Salat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib setiap muslim lakukan. Di dalam salat terdapat bacaan yang harus Anda lafalkan mulai dari niat hingga salam. Salah satu bacaan yang sebaiknya Anda hafalkan oleh setiap muslim adalah doa iftitah. Bacaan doa iftitah dibaca saat seorang muslim telah melakukan takbiratul ihram.

Bacaan doa iftitah ini memiliki hukum sunnah di dalam solat. Setiap muslim hendaknya membaca surat ini sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Doa iftitah bisa Anda baca ketika salat fardhu maupun salat sunnah.

Bacaan ini diajarkan oleh orang tua, guru sekolah atau bahkan guru ngaji kepada anak-anak. Menghafalkan doa iftitah selagi masih kecil akan lebih mudah. Selain itu, menghafal di waktu masih muda juga memperkuat hafalan tersebut sehingga tidak mudah lupa.

Meskipun demikian, bagi Anda yang masih belum hafal tentang Bacaan doa iftitah, tidak ada yang namanya kata terlambat. Anda tetap bisa menghafalkannya sekarang, namun memang dengan usaha yang lebih keras.

Bacaan doa iftitah tidaklah sulit. Bacaan doa ini juga tidak terlalu panjang. Terdapat beberapa doa iftitah yang biasanya Muslim hafalkan. Semuanya sudah pernah Rasulullah contohkan.

Sebagai seorang muslim memang sebaiknya melakukan ibadah salat sesuai dengan apa yang Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam contohkan. Berikut ini adalah bacaan doa iftitah yang bisa Anda hafalkan:

Doa Iftitah

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

"Allaahu akbaru kabiraa Walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan waashiilaa, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiin. Innas-sholaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin."

Artinya:

"Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya sholatku ibadatku, hidupku dan matiku semata-mata untuk Allah seru sekalian alam.

Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagi-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin.

Bacaan doa iftitah latin memiliki banyak keutamaan. Keutamaan yang pertama, muslim yang membaca doa ini akan Allah bukakan pintu langit. Seperti apa yang telah oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sabdakan ketika ada yang membaca bacaan tersebut.

Rasulullah merasa kagum Ketika ada seorang sahabat yang melafalkan doa iftitah. Dengan membaca doa itu, pintu langit akan terbuka. Setelah Rasulullah bersabda seperti itu dan sahabatnya mendengar, salah satu sahabatnya yaitu Umar tidak pernah meninggalkan doa tersebut.

Seorang muslim yang membaca doa tersebut artinya sedang memuji Allah subhanahu wa ta'ala. Setelah takbiratul ikram hendaknya muslim sudah benar-benar menghadapkan wajah dan hatinya hanya kepada Allah. Penting sekali bagi setiap muslim untuk memahami arti dari bacaan salat termasuk bacaan doa iftitah ini.

Tanpa memahami doa akan sangat sulit bagi seseorang untuk menjalani ibadah dengan khusyuk. Doa ini berisi tentang sanjungan dan pujian kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Hal itu juga menjadi sebuah bentuk pengakuan bahwa diri ini adalah seorang muslim dan bukanlah seorang musyrik.

Ketika membaca doa ini maka anyda tidak harus melafalkan dengan suara yang keras. Rasulullah sudah mencontohkan bagaimana cara membaca doa ini ketika sedang salat. Setelah takbiratul ikram, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berdiam sejenak. Ternyata saat diam tersebut Rasulullah sedang membaca doa iftitah di dalam hati.

Hal inilah yang menjadikan bacaan doa iftitah hukumnya sunah. Berbeda dengan bacaan lain seperti al-fatihah yang dibaca dengan bersuara di waktu tertentu.

Doa Iftitah Lainnya

Selain bacaan doa iftitah di atas ternyata ada beberapa doa iftitah lain yang juga terdapat dalam hadis Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Selain kabiro terdapat doa iftitah yang berupa allahumma ba'id baini dan yang lebih singkat.

Selain Anda bisa membaca doa iftitah seperti yang sudah tersebutkan di atas, Anda juga bisa menggunakan doa iftitah lain seperti yang akan kita bahas di sini. Doa iftitah memiliki beberapa versi, masing-masing memiliki keutamaan tersendiri.

Arti dari bacaan doa iftitah juga sangat dalam. Seorang muslim hendaknya ketika membaca doa seperti ini harus memahami artinya. Hal ini agar dapat meresapi makanannya dengan baik. Semakin memahami makna dari sebuah doa maka akan lebih merasuk ke dalam jiwa apalagi jika bacaan tersebut termasuk dalam bacaan salat.

Doa Iftitah Allahumma ba'id bainiy


اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ

Allahumma ba'id bainiy wa baina khotoyaaya kamaa baa'idta bainalmasyriqi walmaghribi. Allahumma naqqiiniy min khotoyaaya kamaa yunaqqii tsaubul abyadu minnad danasi. Allahummaghsilniyy min khotoyaaya bistalji wal maai wal barodi. 

Artinya : Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah bersihkan (sucikan) dariku kesalahanku sebagaimana Engkau bersihkan (sucikan) baju yang putih dari kotoran. Ya Allah cucilah (bersihkanlah) aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air, dan embun."

Dalam sebuah hadis riwayat abu Hurairah radhiallahu Anhu pada nomor hadits 60, bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam pernah salat dengan membaca doa iftitah di atas.

Setelah takbiratul ikram dan sebelum membaca surat al-fatihah Rasulullah berdiam sebentar. Ternyata di dalam hatinya membaca doa tersebut. Saat itu Rasulullah tidak melafalkan dengan keras bacaan doa tersebut karena hukumnya adalah sunnah. 

Meskipun demikian Rasulullah tetap memberitahukan kepada sahabat tentang bacaan doa apa yang dibaca sebelum membaca surat. Bacaan doa iftitah di atas juga hingga saat ini sering umat Islam baca.

Doa Iftitah Singkat

Doa iftitah ternyata juga ada yang singkat. Kebanyakan muslim lebih sering membaca bacaan kabiro dan allahumma ba'id baini seperti di atas. Namun bukan berarti bacaan doa singkat berikut ini tidak diperbolehkan.

Bacaan ini masih bagian dari bacaan doa iftitah yang pertama. Lafal dari bacaan doa iftitah singkat yaitu sebagai berikut:

إِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِىَ لِلَّذِى فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ إِنَّ صَلاَتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ

Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fathoros samaawaati wal ardlo haniifaaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna sholaatii wa nusukii wamahyaaya wa mamaati lillaahi robbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wabidzaalika wa ana awwalul muslimiin

Artinya:

Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam keadaan tunduk dan aku bukanlah dari golongan orang-orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan dengan yang demikian itu lah aku diperintahkan. Dan aku adalah orang yang pertama berserah diri.

Terdapat bagian yang tidak harus Anda baca, yaitu pada baris awal. Meskipun demikian bacaan doa ini tetap sah apabila menjadi doa iftitah di dalam salat.

Ada doa iftitah yang sangat pendek. Doa iftitah yang paling pendek adalah sebagai berikut:

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ

(Alhamdulillaahi hamdan katsiiron thoyyiban mubaarokan fiih

Artinya:

Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik dan penuh berkah

Meskipun sangat pendek akan tetapi bacaan di atas juga sudah masuk sebagai salah satu bacaan iftitah. Hal ini berdasarkan Dengan hadis riwayat Imam Muslim yang menyebutkan bahwa bacaan di atas adalah salah satu doa yang juga dapat Anda gunakan sebagai doa iftitah dalam salat.

Keitimewaan Doa Iftitah

Keistimewaan doa iftitah yang paling pendek adalah ketika seorang muslim membaca doa tersebut akan ada 12 malaikat yang mencatatnya.

Dari beberapa versi bacaan doa iftitah, semuanya memiliki keutamaan masing-masing. Masyarakat Indonesia terutama kaum muslimin umumnya lebih banyak yang membaca doa iftitah panjang yaitu kabiro dan allahumma ba'id baini. 

Bukan berarti dua bacaan singkat tersebut tidak boleh Anda hafalkan. Perlu Anda ingat bahwa bacaan ini termasuk sunnah. Di dalamnya mengandung begitu banyak keutamaan. Para sahabat bahkan tidak pernah meninggalkan bacaan tersebut.

Sebagai Muslim kita juga perlu mencontoh apa yang telah Rasulullah dan juga para sahabat contohkan. Semoga kita termasuk sebagai salah satu golongan yang nantinya bisa bersama dengan Rasulullah di akhirat kelak.

Setelah mengetahui mengenai bagaimana doa iftitah dan keutamaannya, selanjutnya Anda tentu akan semakin bersemangat untuk membacanya di dalam salat. Bacaan doa ini memang memiliki hukum sunnah sehingga salat akan tetap sah meski tidak membacanya. Akan tetapi jika Anda meninggalkan doa ini, Anda tidak akan mendapatkan keutamaannya.

Di dalam solat memang terdapat banyak sunah lain selain doa iftitah. Namun sebaiknya bacaan doa-doa tersebut Anda baca di dalam salat. Selain untuk mendapatkan keutamaannya, membaca doa yang sunnah di dalam salat juga menjadi bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah karena mengikuti apa yang telah beliau teladankan.

Lakukanlah sholat dengan khusyuk agar amal ibadahnya diterima oleh Allah. Salah satu kunci agar salat yang kita lakukan menjadi khusuk adalah dengan memahami doanya.

Jika sampai saat ini Anda belum memahami dan mengetahui makna dari bacaan-bacaan yang ada dalam salat. Selalu belajar dalam ilmu agama karena ilmu menjadi pembuka rahmat Allah untuk kehidupan kita di dunia dan akhirat.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai lafal bacaan doa iftitah yang sebaiknya umat muslim ketahui. Semoga informasi ini bisa membantu Anda yang saat ini masih belajar salat atau mengingatkan kembali mengenai apa saja keutamaan dari doa iftitah 

 

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel