Tata Cara Sholat Dhuha, Bacaan dan Niatnya Lengkap!

Salah satu ibadah sunnah yang mendatangkan banyak pahala dan keutamaan bagi kita adalah dua rakaat sholat pada waktu dhuha. Apa itu sholat dhuha? Bagaimana niat, bacaan dan tata cara sholat dhuha yang benar? Sholat dhuha merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Bukan tanpa sebab, ibadah sunnah ini dapat mendatangkan pahala serta kemuliaan bagi mereka yang melaksanakan. 

Mengapa dikatakan sholat dhuha? Karena pelaksaannya ada pada waktu dhuha. Kapan waktu dhuha itu? Waktu dhuha adalah waktu ketika matahari naik sepenggalah. Yakni selepas fajar dan sebelum masuk pada waktu dzuhur. Lebih tepatnya antara pukul 07.00 – 11.00 pagi.

Tata cara sholat dhuha sama saja dengan tata cara sholat wajib dan sholat sunnah lain. Yang menjadi pembeda hanyalah jumlah rakaat, niat, serta bacaannya. Bagaimana niat, bacaan dan doa setelah sholat dhuha? Mari kita cari tahu!

Jangan Keliru! Ini Niat, Bacaan dan Tata Cara Sholat Dhuha yang Benar

Kunci daripada ibadah adalah niat, tak terkecuali pada sholat dhuha. Kapan harus melafalkan niat sholat dhuha?  Lafal niat dilafalkan sebelum mengangkat tangan untuk takbiratul ikhram. Sedangkan niat diucapkan dalam hati. Adapun lafadz niat sholat dhuha adalah :

“Ushalli sunnatan dhuhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa”

Artinya : “Aku berniat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Melafalkan niat menjelang takbiratul ikhram hukumnya adalah sunnah. Sedangkan berniat untuk melaksanakan sholat adalah hal yang wajib. Tahukah Anda apa perbedaan antara lafal dan niat? Selama ini, tak sedikit orang yang menganggap antara lafal dan juga niat adalah hal yang sama.

Padahal, terdapat perbedaan jelas antara keduanya. Niat adalah keyakinan hati kita untuk melakukan ibadah hanya karena Allah semata. Bentuk niat tidak harus dalam bahasa arab, dan cukup dalam hati. Sedangkan bentuk lafal harus berbahasa arab. 

Bacaan dan Doa Setelah Sholat Dhuha

Selesai dengan niat, lanjut dengan bacaan sholat dhuha. Bagaimana dengan bacaannya? Apakah sama saja dengan bacaan pada sholat wajib dan sholat sunnah yang lain? Bacaan sholat dhuha sama saja dengan sholat wajib, yakni membaca doa iftitah, surat Al – Fatihah dan juga surat-surat pendek sebagaimana tersebut dalam rukun sholat.

Bacaan surat pendek yang baik  untuk sholat dhuha adalah surat Ad – Dhuha dan juga surat As – Syams. Mengapa harus kedua surat ini? Karena Nabi Muhammad SAW kerap membaca kedua surat ini ketika beliau menunaikan sholat dhuha.

Bacaan doa setelah sholat dhuha adalah salah satu perbedaan antara tata cara sholat dhuha dengan sholat wajib. Adapun bacaan doa setelah sholat dhuha adalah :

“ Alloohumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka wal ‘ishmata ‘ishmatuka. Alloohumma inkaana rizqii fis samaa-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’assiron fayassirhu, wa inkaana harooman fathohhirhu, wa inkaana ba’iidan faqorribhu bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika aatinii maa aataita ‘ibaadakash shoolihiin “

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, 

Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu dan kekuasaan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih. 

Ketentuan dan Tata Cara Melaksanakan Sholat Dhuha

Tata cara melaksanakan sholat dhuha tidak berbeda dengan cara melaksanakan sholat wajib dan sholat sunnah yang lain. Sebelum lanjut kepada tata cara melaksanakan sholat dhuha, Anda perlu tahu terlebih dahulu ketentuan dalam melaksanakan ibadah sunnah yang satu ini.

Sholat dhuha boleh Anda kerjakan minimal 2 rakaat, dan maksimal 12 rakaat. Boleh mengerjakan sendiri, dan boleh juga berjamaah. Adapun tata cara sholat dhuha adalah sebagai berikut :

Berniat dalam hati

Takbiratul Ikhram

Membaca doa iftitah

Melantunkan bacaan surat Al - Fatihah

Membaca surat Ad – Dhuha 

Melakukan Ruku dengan tuma’ninah

I’tidal dengan tuma’ninah

Bersujud dengan tuma’ninah

Duduk tasyahud awal atau duduk di antara dua sujud

Sujud kedua dengan tuma’ninah

Berdiri untuk rakaat kedua, dan membaca surat As – Syam 

Melakukan ruku kedua dengan tuma’ninah

I’tidal dengan tuma’ninah

Kembali bersujud dengan tuma’ninah

Tasyahud akhir

Salam, dan

Membaca doa setelah sholat dhuha.

Tata cara sholat dhuha tidak ada bedanya dengan sholat pada umumnya. Diawali dengan niat, dan diakhiri dengan salam.

Keutamaan Dua Rakaat Sholat Dhuha

Dua rakaat sholat pada waktu dhuha memiliki banyak keutamaan. Alasan ini pula mengapa banyak orang yang bersemangat untuk mengerjakan sholat dhuha. Karena memang keutamaan dibaliknya sangat luar biasa. Sholat dhuha selalu identik dengan sholat yang membukakan pintu rezeki. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda :

Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghathafani, Rasulullah SAW bersabda : “Allah Ta’ala berfirman : Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaar sholat di awal siang (di waktu dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang” (HR. Tirmidzi No. 475, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ No. 4342).

Selain daripada membuka pintu rezeki, ada keutamaan lain dari mengerjakan sholat dhuha, antara lain :

a) Allah Buatkan Rumah di Surga

Janji Allah kepada mereka yang rajin mengerjakan sholat dhuha adalah rumah di surga. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits shahih :

 “Barang siapa yang (melaksanakan) shalat dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami’ No. 634).

Siapa manusia yang tidak menginginkan kehidupan kekal dalam surga? Surga merupakan sebaik-baiknya tempat kembali yang menjadi cita-cita setiap umat Islam di seluruh dunia. Supaya bisa mendapatkan surga, setiap umat Islam akan berlomba-lomba dalam mengerjakan amalan – amalan shaleh. Dan ternyata, dua rakaat sholat pada waktu dhuha adalah salah satu jalan untuk kita mendapatkan surga Allah SWT. 

b) Mempermudah Datangnya Jodoh yang Baik dan Tepat

Keutamaan lain daripada sholat dhuha adalah dapat mendatangkan jodoh yang baik dan juga tepat. Keutamaan ini sebagaimana yang tersebut dalam AL – Quran surah Al – Isra ayat 78. Dalam surat ini, disebutkan bahwa waktu dhuha adalah waktu yang baik untuk memohon dan memanjatkan doa kepada Allah. 

Jika berdoa pada waktu dhuha bukan hal mustahil bagi Allah untuk mendatangkan jodoh yang baik dan tepat kepada kita.

c) Sholat Dhuha Adalah Sedekah

Seperti yang kita ketahui, pahala bersedekah sangatlah besar. Mengapa dikatakan sholat dhuha sebagai sedekah? Ternyata hal ini berdasarkan kepada sabda nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa pada pagi hari setiap ruas-ruas tubuh manusia harus mengeluarkan sedekah. 

Dan bentuk daripada sedekah itu adalah dengan mengerjakan minimal dua rakaat sholat pada waktu dhuha. 

d) Menjadi Manusia yang Beruntung

Keutamaan mengerjakan sholat dhuha lainnya adalah dapat menjadikan kita sebagai manusia yang beruntung. Siapa itu orang yang beruntung? Yakni orang – orang yang setiap langkahnya mendapatkan keridhaan dari Allah SWT. Jika Allah saja sudah ridha, siapa yang akan menjadi penghambat dalam hidup kita?

“Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)

e) Menghapus Dosa

Manusia adalah tempatnya salah dan dosa. Selama kita bernafas, sudah tidak terhitung berapa banyak dosa yang diperbuat. Mulai dari dosa yang kecil sampai dengan dosa bear, entah itu sengaja ataupun tidak. Manusia adalah makhluk yang akan selalu berbuat maksiat sekalipun ia tahu bahwa perbuatan tersebut mendatangkan dosa dan kemurkaan Allah SWT. 

Sekalipun demikian, Allah sungguh masa pengasih lagi maha pengampun. Tak perduli sebanyak apa dosa-dosa hamba-Nya, pintu maaf dan taubat milik Allah senantiasa terbuka lebar. 

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjemput pintu maaf dari Allah, salah satunya adalah dengan menunaikan sholat dhuha. Sholat dua rakaat pada waktu dhuha merupakan cara yang paling baik untuk menghapuskan segala dosa yang jumlahnya lebih banyak daripada buih di lautan. 

Itulah tadi penjelasan tentang tata cara sholat dhuha, niat, bacaan serta keutamaan bagi mereka yang mengerjakan. Semoga ulasan ini bermanfaat dan menumbuhkan semangat kita untuk menjalankan dua rakaat sholat pada waktu dhuha, ya.

 

  


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel