yTgHrJNGzV02Lg3RjKe6YGboXHd6n74ahZPu0z0D
Bookmark

Toleransi Dalam Islam

Saat orang berbicara tentag toleransi mereka lupa bahwa toleransi bukannlah mengajak orang lain denan apa  yang kita yakini, karena mengajak orang lain dengan apa yang kita yakini itu namanya bukan toleransi tapi itu adalah dakwah atau provokasi, begitu pun juga ketika kita mengajak orang-orang di luar islam untuk mengenal islam itu sama saja namanya dakwah.

lantas apa itu yang dimaksud toleransi ? toleransi sesungguhnya adalah kita mengetahui ibadah-ibadah kita, dan mengetahui mengapa kita berbuat demikian lalu membiarkan orang-orang lain untuk tidak berbuat seperti kita, jadi lebih ke bagaimana sikap kita terhadap orang lain bukan memaksa orang lain mengikuti sikap kita.



Maka aneh ketika dikatakan toleransi orang muslim terhadap orang-orang nasrani yang merayakan natal adalah dengan mengikuti perayaannya atau memakai atribut-atribut perayaan mereka atau juga mengucapkan selamat kepada mereka dan ini bukan toleransi tapi ini merupakan sebagian sebagaimana kita lihat di asbabun nujul dalam surah Al-kafirun ayat yang terakhir mencampurkan antara yang hak dan yang bathil.

Toleransi dalam islam itu kita meyakini bahwa Allah itu satu tapi kita tidak memaksa mereka untuk mengakui Allah itu satu, biarkan mereka dengan pemahamannya dan kita dengan pemahaman kita sendiri, kalau kita mengajak mereka kepada islam maka itu adalah bentuk dari dakwah dan toleransi adalah membiarkan mereka merayakan dengan apa yang mereka yakini tanpa kita ikut campur dengannya. Mengapa ? karna ini adalah permasalahan aqidah dan segala sesuatu yang terpancar melalui aqidah  termasuk ibadah itu adalah haram diikuti oleh orang muslim, maka mereka merayakan hari raya itu adalah bagian dari ibadah mereka, mereka mau memperingati apapun itu adalah bagian dari  ibadah mereka dan kita tidak boleh mengikuti ibadah-ibadah mereka, sebab dalam surah Al-kafirun dalam ayat terakhir yang artinya "untukmu lah agama mu dan untukku lah agamaku" maka biarkan mereka dengan ibadah mereka dan kita dengan ibadah kita.

 

Senoga penjelasan di atas bisa membantu pemahaman teman-teman semuanya dan semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. 

 

Posting Komentar

Posting Komentar