Pahala Atau Ganjaran Menahan Emosi

Berdasarkan kitab Duratun Nasihin barangsiapa yang menahan emosi maka diakhir kiamat akan menjadi pemimpin setiap makhluk di tambah lagi bisa memilih bidadari yang diinginkan dan itu semua hasil dari kesabaran kita selama di dunia ketika ada yang menghina kita. Ganjaran di atas semua itu hanya untuk laki-laki. 



Lantas bagaimana kalau untuk perempuan, ganjaran apa yang didapat ? Dalam sebagian keterangan apabila ada wanita yang dihina dan dia mampu menahan emosinya maka wanita itu akan menjadi pemimpin dari semua bidadari. Berdasarkan dalam kitab Lubab jika ada orang lain yang menghina dan kita mampu memaafkan orang tersebut maka Allah akan memberikan 70 rahmat kepada kita. Dan salah satu dari rahmat tersebut adalah Allah akan menjauhkan dari siksa neraka.

Karena sebenarnya manusia itu adalah orang yang berakal dan seharusnya manusia berakal itu harus terbiasa untuk saling memaafkan orang lain yang mempunyai kesalahan terhadap kita. Pada zaman baginda nabi Muhammad SAW ada seorang wanita kaya bernama Siti maemun, pada suatu hari pembantunya sedang membawa baju dan kemudian baju tersebut jatuh ke majikannya atau Siti Maemun, kemudian Siti Maemun marah kepada pembantunya dan langsung memukulnya.

Kejadian tersebut terjadi karena hal ketidak sengajaan maka si pembantunya langsung melontarkan kata-kata untuk mengingatkan majikannya "wahai majikanku ingt ucapan Allah dalam Al-qur'an yang artinya, Tahan lah Emosimu". Kemudian majiannya menjawab "iya saya lupa maaf", pembantunya menjawab dengan dalil "sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik".

Karena pembantunya sudah mengingatkan majikannyan dengan ayat-ayat Al-qur'an maka pembantunya ditambahkan bayarannya oleh majikannya. Itulah keistimewaan menahan emosi di dunia saja sudah Allah kasih ganjaran apalagi di akhirat nanti. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari cerita di atas dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel