Isi Kandungan Al-Qur'an Surat An-Nas

Isi Kandungan Al-Qur'an Surat An-Nas


Asslamu'alaiqum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

KitabAl-Qur'an - Surat An-Nas Merupakan surat ke 114 dalam Al-Qur'an. Pada urutan turunnya, Surat An-Nas merupakan surat ke-21 setelah surat Al-Falaq.
Apa saja kandungan surat an-Nas, berikut penjelasannya.

Lihat juga : Menyikapi Wabah Virus Corona Sesuai Ajaran Islam

Arti Surat An-Nas

Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ1
Raja manusia.مَلِكِ النَّاسِ2
Sembahan manusia.إِلَهِ النَّاسِ3
dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ4
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ5
dari (golongan) jin dan manusia.مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ6

Kandungan Surat An-Nas

Diambil pada ayat pertama nama surat An-Nas yang berarti (Manusia). Surat An-Nas sering juga disebut Qul a'udzu birabbin naas. Bersaman dengan surat Al-Falaq, surat An-Nas di berinama al muqasyqisyatain yakni kedua surat ini membebaskan dari kemunafikan.
Surat An-Nas dan Surat Al-Falaq sering juga disebut al mu'awwidzatain yakni penuntun pembacanya menuju tempat perlindugan ke pada-Nya. Surat An-Nas di sebut al mu'awwidzah ats tsaaniyah.

  1. Surat An Nas mengandung isti’aadzah (meminta perlindungan) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari segala kejahatan iblis dan bala tentaranya yang dapat melalaikan manusia dengan menebarkan was-was pada diri mereka.
  2. Tiga ayat pertama Surat An Nas menunjukkan tiga sifat bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yakni rububiyah, mulkiyah dan uluhiyah. Sifat rububiyah didahulukan karena mengandung makna penjagaan dan pemeliharaan, tepat untuk al isti’aadzah (permintaan pertolongan). Lalu mulkiyah menunjukkan bahwa tidak ada pertolongan kecuali dari pemilikNya. Setelah itu Allah menyebutkan uluhiyah untuk menjelaskan bahwa Dialah yang berhak disembah.
  3. Tiga sifat ini sekaligus menunjukkan bahwa hanya Allah-lah Tuhan pemelihara dan pencipta, Dialah yang merajai dan menguasai manusia, serta hanya Dialah yang berhak diibadahi oleh manusia.
  4. Surat An Nas menjelaskan bahwa waswas, adakalanya dari jin dan adakalanya dari manusia. Surat An Nas juga memberikan penjelasan kepada kita bahwa setan itu bisa dari golongan jin dan bisa dari golongan manusia.
  5. Dalam Surat An Nas, kita menyebut tiga sifat Allah (Rabb, Malik dan Ilah) hanya untuk meminta perlindungan dari satu hal yakni waswas. Demikian ini karena pentingnya keselamatan agama, jauh lebih penting daripada keselamatan jiwa dan raga.
Sekian pembahasan tentang surat An-Nas semoga bermanfaat dan barokah. Aamiin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel