Bacaan Surat Shaad Arab Latin Dan Artinya

Surah Sad adalah surah ke-38 dalam al-Qur'an. Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qamar. Dinamai dengan Shaad karena surat ini dimulai dengan Shaad. Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Al Quran, untuk menunjukkan bahwa Al Quran itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Al Quran ini adalah mukjizat Nabi Muhammad s.a.w. yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Pokok-pokok isinya:
  • Keimanan: Dalil-dalil tentang kenabian Muhammad s.a.w., yaitu bahwa dia mengetahui hal-hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu; sumpah iblis untuk menyesatkan manusia seluruhnya kecuali hamba- hamba Allah yang ikhlas; Al Quran diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.
  • Kisah-kisah: Kisah Daud a.s. dan kisah Sulaiman a.s.; kisah Ayyub a.s.
  • Dan lain-lain: Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad s.a.w. bahwa Allah adalah Maha Esa; rahasia yang terdapat pada kejadian alam; pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka; nikmat-nikmat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka.

Surat Shaad


بسم الله الرحمن الرحيم
(Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang)

No.
Teks terjemahan
Teks Qur'an dan latinnya
001
"Shaad, demi Al-Qur'an yang mempunyai keagungan." – (QS.38:1)
ص وَالْقُرْآنِ ذِي الذِّكْرِ
Shaad wal quraani dziidz-dzikr(i)
002
"Sebenarnya orang-orang kafir itu (berada) dalam kesombongan, dan permusuhan yang sengit." – (QS.38:2)
بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي عِزَّةٍ وَشِقَاقٍ
Balil-ladziina kafaruu fii 'izzatin wasyiqaaqin
003
"Betapa banyaknya umat sebelum mereka, yang telah kami binasakan, lalu mereka meminta tolong, padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk lari melepaskan diri." – (QS.38:3)
كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ قَرْنٍ فَنَادَوْا وَلاتَ حِينَ مَنَاصٍ
Kam ahlaknaa min qablihim min qarnin fanaadau walaata hiina manaashin
004
"Dan mereka heran, karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul), dari kalangan mereka (sendiri, namun bukan dari kalangan terkemuka mereka). dan orang-orang kafir berkata: 'ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta'." – (QS.38:4)
وَعَجِبُوا أَنْ جَاءَهُمْ مُنْذِرٌ مِنْهُمْ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ
Wa'ajibuu an jaa-ahum mundzirun minhum waqaalal kaafiruuna hadzaa saahirun kadz-dzaabun
005
"Mengapa ia (Muhammad) menjadikan ilah-ilah itu, Ilah Yang Satu saja. Sesungguhnya, ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan." – (QS.38:5)
أَجَعَلَ الآلِهَةَ إِلَهًا وَاحِدًا إِنَّ هَذَا لَشَيْءٌ عُجَابٌ
Aja'alaaalihata ilahan waahidan inna hadzaa lasyayun 'ujaabun
006
"Dan pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata): 'Pergilah kamu, dan tetaplah (menyembah) ilah-ilahmu, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki." – (QS.38:6)
وَانْطَلَقَ الْمَلأ مِنْهُمْ أَنِ امْشُوا وَاصْبِرُوا عَلَى آلِهَتِكُمْ إِنَّ هَذَا لَشَيْءٌ يُرَادُ
Waanthalaqal malaa minhum aniimsyuu waashbiruu 'ala aalihatikum inna hadzaa lasyayun yuraad(u)
007
"Kami tidak pernah mendengar hal ini, dalam agama yang terakhir; ini (mengesakan Allah), tidak lain hanyalah (dusta) yang diada-adakan." – (QS.38:7)
مَا سَمِعْنَا بِهَذَا فِي الْمِلَّةِ الآخِرَةِ إِنْ هَذَا إِلا اخْتِلاقٌ
Maa sami'naa bihadzaa fiil millati-aakhirati in hadzaa ilaaakhtilaaqun
008
"mengapa Al-Qur'an itu diturunkan kepadanya, di antara kita?'. Sebenarnya mereka ragu-ragu terhadap Al-Qur'an-Ku, dan sebenarnya mereka belum merasakan azab-Ku." – (QS.38:8)
أَؤُنْزِلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ مِنْ بَيْنِنَا بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِنْ ذِكْرِي بَلْ لَمَّا يَذُوقُوا عَذَابِ
A'unzila 'alaihidz-dzikru min baininaa bal hum fii syakkin min dzikrii bal lammaa yadzuuquu 'adzaab(i)
009
"Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Rabb-mu, Yang Maha Perkasa, lagi Maha Pemberi." – (QS.38:9)
أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ الْعَزِيزِ الْوَهَّابِ
Am 'indahum khazaa-inu rahmati rabbikal 'aziizil wahhaab(i)
010
"Atau apakah bagi mereka kerajaan langit dan bumi, dan yang ada di antara keduanya. (Jika ada), maka hendaklah mereka menaiki tangga-tangga (ke langit, untuk mencapai surga)." – (QS.38:10)
أَمْ لَهُمْ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا فَلْيَرْتَقُوا فِي الأسْبَابِ
Am lahum mulkus-samaawaati wal ardhi wamaa bainahumaa falyartaquu fiil asbaab(i)
011
"Suatu tentara yang besar yang berada di sana, dari golongan-golongan yang berserikat, pasti akan dikalahkan." – (QS.38:11)
جُنْدٌ مَا هُنَالِكَ مَهْزُومٌ مِنَ الأحْزَابِ
Jundun maa hunaalika mahzuumun minal ahzaab(i)
012
"Telah mendustakan (rasul-rasul pula), sebelum mereka itu(, yaitu:) kaum Nuh, 'Aad, Fir'aun, yang mempunyai tentara yang banyak," – (QS.38:12)
كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو الأوْتَادِ
Kadz-dzabat qablahum qaumu nuuhin wa'aadun wafir'aunu dzuul autaad(i)
013
"dan Tsamud, kaum Luth dan penduduk Aikah. Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasul-rasul)." – (QS.38:13)
وَثَمُودُ وَقَوْمُ لُوطٍ وَأَصْحَابُ الأيْكَةِ أُولَئِكَ الأحْزَابُ
Watsamuudu waqaumu luuthin wa-ashhaabul aikati uula-ikal ahzaab(u)
014
"Semua mereka itu tidak lain hanyalah mendustakan rasul-rasul, maka pastilah (bagi mereka) azab-Ku." – (QS.38:14)
إِنْ كُلٌّ إِلا كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ عِقَابِ
In kullun ilaa kadz-dzabarrusula fahaqqa 'iqaab(i)
015
"Tidaklah yang mereka tunggu (azab-Nya), melainkan hanya satu teriakan saja (tiupan sangkakala), yang tidak ada baginya saat berselang." – (QS.38:15)
وَمَا يَنْظُرُ هَؤُلاءِ إِلا صَيْحَةً وَاحِدَةً مَا لَهَا مِنْ فَوَاقٍ
Wamaa yanzhuru ha'ulaa-i ilaa shaihatan waahidatan maa lahaa min fawaaqin
016
"Dan mereka berkata: 'Ya Rabb-kami, cepatkanlah untuk kami, azab yang diperuntukkan bagi kami, sebelum hari berhisab'." – (QS.38:16)
وَقَالُوا رَبَّنَا عَجِّلْ لَنَا قِطَّنَا قَبْلَ يَوْمِ الْحِسَابِ
Waqaaluuu rabbanaa 'ajjil lanaa qith-thanaa qabla yaumil hisaab(i)
017
"Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan; dan ingatlah hamba Kami Daud, yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat (kepada Allah)." – (QS.38:17)
اصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ وَاذْكُرْ عَبْدَنَا دَاوُدَ ذَا الأيْدِ إِنَّهُ أَوَّابٌ
Ashbir 'ala maa yaquuluuna waadzkur 'abdanaa daawuda dzaal aidi innahu au-waabun
018
"Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung, untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi," – (QS.38:18)
إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالإشْرَاقِ
Innaa sakh-kharnaal jibaala ma'ahu yusabbihna bil 'asyii-yi wal-isyraaq(i)
019
"dan (Kami tundukkan pula bagi Daud,) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat taat kepada Allah." – (QS.38:19)
وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةً كُلٌّ لَهُ أَوَّابٌ
Wath-thaira mahsyuuratan kullun lahu au-waabun
020
"Dan Kami kuatkan kerajaannya, dan Kami berikan kepadanya hikmah, dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan." – (QS.38:20)
وَشَدَدْنَا مُلْكَهُ وَآتَيْنَاهُ الْحِكْمَةَ وَفَصْلَ الْخِطَابِ
Wasyadadnaa mulkahu waaatainaahul hikmata wafashlal khithaab(i)
021
"Dan adakah sampai kepadamu, berita orang-orang yang berperkara, ketika mereka memanjat pagar." – (QS.38:21)
وَهَلْ أَتَاكَ نَبَأُ الْخَصْمِ إِذْ تَسَوَّرُوا الْمِحْرَابَ
Wahal ataaka nabaul khashmi idz tasau-waruul mihraab(a)
022
"Ketika mereka masuk (menemui) Daud, lalu ia terkejut, karena (kedatangan) mereka. Mereka berkata: 'Janganlah kamu merasa takut; (kami) adalah dua orang yang berperkara, yang salah seorang dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan antara kami dengan adil, dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran, dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus." – (QS.38:22)
إِذْ دَخَلُوا عَلَى دَاوُدَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ قَالُوا لا تَخَفْ خَصْمَانِ بَغَى بَعْضُنَا عَلَى بَعْضٍ فَاحْكُمْ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَلا تُشْطِطْ وَاهْدِنَا إِلَى سَوَاءِ الصِّرَاطِ
Idz dakhaluu 'ala daawuda fafazi'a minhum qaaluuu laa takhaf khashmaani bagha ba'dhunaa 'ala ba'dhin faahkum bainanaa bil haqqi walaa tusythith waahdinaa ila sawaa-ish-shiraath(i)
023
"Sesungguhnya, saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina, dan aku mempunyai seekor saja. Maka ia berkata: Serahkanlah kambingmu itu kepadaku, dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan'." – (QS.38:23)
إِنَّ هَذَا أَخِي لَهُ تِسْعٌ وَتِسْعُونَ نَعْجَةً وَلِيَ نَعْجَةٌ وَاحِدَةٌ فَقَالَ أَكْفِلْنِيهَا وَعَزَّنِي فِي الْخِطَابِ
Inna hadzaa akhii lahu tis'un watis'uuna na'jatan waliya na'jatun waahidatun faqaala akfilniihaa wa'azzanii fiil khithaab(i)
024
"Daud berkata: 'sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadapmu, dengan meminta kambingmu itu, untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya, kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu, sebagian mereka berbuat zalim kepada sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal yang shaleh; dan amat sedikitlah mereka ini'. Dan Daud mengetahui, bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Rabb-nya, lalu tersungkur sujud dan bertaubat." – (QS.38:24)
قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَى نِعَاجِهِ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْخُلَطَاءِ لَيَبْغِي بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيلٌ مَا هُمْ وَظَنَّ دَاوُدُ أَنَّمَا فَتَنَّاهُ فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهُ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ
Qaala laqad zhalamaka bisu'aali na'jatika ila ni'aajihi wa-inna katsiiran minal khulathaa-i layabghii ba'dhuhum 'ala ba'dhin ilaal-ladziina aamanuu wa'amiluush-shaalihaati waqaliilun maa hum wazhanna daawudu annamaa fatannaahu fa-astaghfara rabbahu wakharra raaki'an wa-anaab(a)
025
"Maka kami ampuni baginya kesalahannya itu. Dan sesungguhnya, dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami, dan tempat kembali yang baik." – (QS.38:25)
فَغَفَرْنَا لَهُ ذَلِكَ وَإِنَّ لَهُ عِنْدَنَا لَزُلْفَى وَحُسْنَ مَآبٍ
Faghafarnaa lahu dzalika wa-inna lahu 'indanaa lazulfa wahusna maaabin
026
"Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah, akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan." – (QS.38:26)
يَا دَاوُدُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الأرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ
Yaa daawudu innaa ja'alnaaka khaliifatan fiil ardhi faahkum bainannaasi bil haqqi walaa tattabi'il hawa fayudhillaka 'an sabiilillahi innal-ladziina yadhilluuna 'an sabiilillahi lahum 'adzaabun syadiidun bimaa nasuu yaumal hisaab(i)
027
"Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu, karena mereka akan masuk neraka." – (QS.38:27)
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالأرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلا ذَلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ
Wamaa khalaqnaassamaa-a wal ardha wamaa bainahumaa baathilaa dzalika zhannul-ladziina kafaruu fawailul(n)-lil-ladziina kafaruu minannaar(i)
028
"Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal yang shaleh, sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi?. Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertaqwa, sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat?." – (QS.38:28)
أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَالْمُفْسِدِينَ فِي الأرْضِ أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِ
Am naj'alul-ladziina aamanuu wa'amiluush-shaalihaati kal mufsidiina fiil ardhi am naj'alul muttaqiina kal fujjaar(i)
029
"Ini (Al-Qur'an) adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah, supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya, dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran." – (QS.38:29)
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الألْبَابِ
Kitaabun anzalnaahu ilaika mubaarakun liyaddabbaruu aayaatihi waliyatadzakkara uuluul albaab(i)
030
"Dan Kami karuniakan kepada Daud, (keturunan bernama) Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Rabb-nya)." – (QS.38:30)
وَوَهَبْنَا لِدَاوُدَ سُلَيْمَانَ نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ
Wawahabnaa lidaawuda sulaimaana ni'mal 'abdu innahu au-waabun
031
"(Ingatlah), ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti, dan cepat waktu berlari pada waktu sore," – (QS.38:31)
إِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِالْعَشِيِّ الصَّافِنَاتُ الْجِيَادُ
Idz 'uridha 'alaihi bil 'asyii-yish-shaafinaatul jiyaad(u)
032
"maka ia berkata: 'Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda), sehingga aku lalai mengingat Rabb-ku, sampai kuda itu hilang dari pandangan." – (QS.38:32)
فَقَالَ إِنِّي أَحْبَبْتُ حُبَّ الْخَيْرِ عَنْ ذِكْرِ رَبِّي حَتَّى تَوَارَتْ بِالْحِجَابِ
Faqaala innii ahbabtu hubbal khairi 'an dzikri rabbii hatta tawaarat bil hijaab(i)
033
"Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku'. Lalu ia mengusap-ngusap kaki dan lehernya." – (QS.38:33)
رُدُّوهَا عَلَيَّ فَطَفِقَ مَسْحًا بِالسُّوقِ وَالأعْنَاقِ
Rudduuhaa 'alai-ya fathafiqa mashan bissuuqi wal a'naaq(i)
034
"Dan sesungguhnya, Kami telah menguji Sulaiman, dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya, sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat." – (QS.38:34)
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَانَ وَأَلْقَيْنَا عَلَى كُرْسِيِّهِ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ
Walaqad fatannaa sulaimaana wa-alqainaa 'ala kursii-yihi jasadan tsumma anaab(a)
035
"Ia berkata: 'Ya Rabb-ku, ampunilah aku, dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan, yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha pemberi'." – (QS.38:35)
قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لا يَنْبَغِي لأحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Qaala rabbiighfir lii wahab lii mulkan laa yanbaghii ahadin min ba'dii innaka antal wahhaab(u)
036
"Kemudian kami tundukkan kepadanya angin, yang berhembus dengan baik, menurut ke mana saja yang dikehendaki-nya," – (QS.38:36)
فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاءً حَيْثُ أَصَابَ
Fasakh-kharnaa lahurriiha tajrii biamrihi rukhaa-an haitsu ashaab(a)
037
"dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan, semuanya ahli bangunan dan penyelam," – (QS.38:37)
وَالشَّيَاطِينَ كُلَّ بَنَّاءٍ وَغَوَّاصٍ
Wasy-syayaathiina kulla bannaa-in waghau-waashin
038
"dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu." – (QS.38:38)
وَآخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِي الأصْفَادِ
Waaakhariina muqarraniina fiil ashfaad(i)
039
"Inilah anugerah kami; maka berikanlah (kepada orang lain), atau tahanlah (untuk dirimu sendiri), dengan tiada pertanggungan jawab." – (QS.38:39)
هَذَا عَطَاؤُنَا فَامْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Hadzaa 'athaa'unaa faamnun au amsik bighairi hisaabin
040
"Dan sesungguhnya, dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami, dan tempat kembali yang baik." – (QS.38:40)
وَإِنَّ لَهُ عِنْدَنَا لَزُلْفَى وَحُسْنَ مَآبٍ
Wa-inna lahu 'indanaa lazulfa wahusna maaabin
041
"Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub, ketika ia menyeru Rabb-nya: 'Sesungguhnya aku diganggu syaitan, dengan kepayahan dari siksaan'." – (QS.38:41)
وَاذْكُرْ عَبْدَنَا أَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ
Waadzkur 'abdanaa ai-yuuba idz naada rabbahu annii massaniyasy-syaithaanu binushbin wa'adzaabin
042
"(Allah berfirman): 'Hantamkanlah kakimu; Inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum." – (QS.38:42)
ارْكُضْ بِرِجْلِكَ هَذَا مُغْتَسَلٌ بَارِدٌ وَشَرَابٌ
Arkudh birijlika hadzaa mughtasalun baaridun wasyaraabun
043
"Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya, dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula, sebagai rahmat dari Kami, dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran." – (QS.38:43)
وَوَهَبْنَا لَهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنَّا وَذِكْرَى لأولِي الألْبَابِ
Wawahabnaa lahu ahlahu wamitslahum ma'ahum rahmatan minnaa wadzikra auliil albaab(i)
044
"Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu (istrimu), dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Rabb-nya)." – (QS.38:44)
وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِبْ بِهِ وَلا تَحْنَثْ إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ
Wakhudz biyadika dhightsan faadhrib bihi walaa tahnats innaa wajadnaahu shaabiran ni'mal 'abdu innahu au-waabun
045
"Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak dan Yakub, yang mempunyai perbuatan-perbuatan (karya-karya) yang besar, dan ilmu-ilmu yang tinggi." – (QS.38:45)
وَاذْكُرْ عِبَادَنَا إبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ أُولِي الأيْدِي وَالأبْصَارِ
Waadzkur 'ibaadanaa-ibraahiima wa-ishaaqa waya'quuba uuliil aidii wal abshaar(i)
046
"Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka, dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi, yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat." – (QS.38:46)
إِنَّا أَخْلَصْنَاهُمْ بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى الدَّارِ
Innaa akhlashnaahum bikhaalishatin dzikraddaar(i)
047
"Dan sesungguhnya, mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang baik." – (QS.38:47)
وَإِنَّهُمْ عِنْدَنَا لَمِنَ الْمُصْطَفَيْنَ الأخْيَارِ
Wa-innahum 'indanaa laminal mushthafainal akhyaar(i)
048
"Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa', dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik." – (QS.38:48)
وَاذْكُرْ إِسْمَاعِيلَ وَالْيَسَعَ وَذَا الْكِفْلِ وَكُلٌّ مِنَ الأخْيَارِ
Waadzkur ismaa'iila wal yasa'a wadzaal kifli wakullun minal akhyaar(i)
049
"Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sesungguhnya, bagi orang-orang yang bertaqwa, benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik," – (QS.38:49)
هَذَا ذِكْرٌ وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَآبٍ
Hadzaa dzikrun wa-inna lilmuttaqiina lahusna maaabin
050
"(yaitu) surga 'Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka," – (QS.38:50)
جَنَّاتِ عَدْنٍ مُفَتَّحَةً لَهُمُ الأبْوَابُ
Jannaati 'adnin mufattahatan lahumul abwaab(u)
051
"di dalamnya mereka bertelekan (di atas dipan-dipan), sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman di surga itu." – (QS.38:51)
مُتَّكِئِينَ فِيهَا يَدْعُونَ فِيهَا بِفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ وَشَرَابٍ
Muttaki-iina fiihaa yad'uuna fiihaa bifaakihatin katsiiratin wasyaraabin
052
"Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari), yang tidak liar pandangannya, dan sebaya umurnya." – (QS.38:52)
وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ أَتْرَابٌ
Wa'indahum qaashiraatuth-tharfi atraabun
053
"Inilah apa yang dijanjikan kepadamu, pada hari berhisab." – (QS.38:53)
هَذَا مَا تُوعَدُونَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ
Hadzaa maa tuu'aduuna liyaumil hisaab(i)
054
"Sesungguhnya, ini adalah benar-benar rejeki dari Kami, yang tiada habis-habisnya." – (QS.38:54)
إِنَّ هَذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُ مِنْ نَفَادٍ
Inna hadzaa larizqunaa maa lahu min nafaadin
055
"Beginilah (keadaan mereka). dan sesungguhnya, bagi orang-orang yang durhaka benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk," – (QS.38:55)
هَذَا وَإِنَّ لِلطَّاغِينَ لَشَرَّ مَآبٍ
Hadzaa wa-inna li-ththaaghiina lasyarra maaabin
056
"(yaitu neraka Jahanam, yang mereka masuk ke dalamnya; maka amat buruklah Jahanam itu sebagai tempat tinggal." – (QS.38:56)
جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ الْمِهَادُ
Jahannama yashlaunahaa fabi-asal mihaad(u)
057
"Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka dari) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin." – (QS.38:57)
هَذَا فَلْيَذُوقُوهُ حَمِيمٌ وَغَسَّاقٌ
Hadzaa falyadzuuquuhu hamiimun waghassaaqun
058
"Dan azab yang lain yang serupa itu berbagai macam." – (QS.38:58)
وَآخَرُ مِنْ شَكْلِهِ أَزْوَاجٌ
Waaakharu min syaklihi azwaajun
059
"(Dikatakan kepada mereka): 'Ini adalah suatu rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka)'. (Berkata pemimpin-pemimpin mereka yang durhaka): 'Tiadalah ucapan selamat datang kepada mereka, karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka'." – (QS.38:59)
هَذَا فَوْجٌ مُقْتَحِمٌ مَعَكُمْ لا مَرْحَبًا بِهِمْ إِنَّهُمْ صَالُوا النَّارِ
Hadzaa faujun muqtahimun ma'akum laa marhaban bihim innahum shaaluuunnaar(i)
060
"Pengikut-pengikut mereka menjawab: 'Sebenarnya kamu-lah. Tiada ucapan selamat datang bagimu, karena kamu-lah yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini, maka amat buruklah Jahanam itu sebagai tempat menetap'." – (QS.38:60)
قَالُوا بَلْ أَنْتُمْ لا مَرْحَبًا بِكُمْ أَنْتُمْ قَدَّمْتُمُوهُ لَنَا فَبِئْسَ الْقَرَارُ
Qaaluuu bal antum laa marhaban bikum antum qaddamtumuuhu lanaa fabi-asal qaraar(u)
061
"Mereka berkata (lagi): 'Ya Rabb-kami; barangsiapa yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini, maka tambahkanlah azab kepadanya dengan berlipat-ganda di dalam neraka'." – (QS.38:61)
قَالُوا رَبَّنَا مَنْ قَدَّمَ لَنَا هَذَا فَزِدْهُ عَذَابًا ضِعْفًا فِي النَّارِ
Qaaluuu rabbanaa man qaddama lanaa hadzaa fazidhu 'adzaaban dhi' fan fiinnaar(i)
062
"Dan (orang-orang durhaka) berkata: 'Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu (di dunia), kami angkat sebagai orang-orang yang jahat (hina)." – (QS.38:62)
وَقَالُوا مَا لَنَا لا نَرَى رِجَالا كُنَّا نَعُدُّهُمْ مِنَ الأشْرَارِ
Waqaaluuu maa lanaa laa nara rijaaalan kunnaa na'udduhum minal asyraar(i)
063
"Apakah (karena) kami dahulu menjadikan mereka olok-olokkan, ataukah karena mata kami tidak melihat mereka?'." – (QS.38:63)
أَتَّخَذْنَاهُمْ سِخْرِيًّا أَمْ زَاغَتْ عَنْهُمُ الأبْصَارُ
Attakhadznaahum sikhrii-yan am zaaghat 'anhumul abshaar(u)
064
"Sesungguhnya yang demikian itu pasti terjadi, (yaitu) pertengkaran penghuni neraka." – (QS.38:64)
إِنَّ ذَلِكَ لَحَقٌّ تَخَاصُمُ أَهْلِ النَّارِ
Inna dzalika lahaqqun takhaashumu ahlinnaar(i)
065
"Katakanlah (ya Muhammad): 'Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, dan sekali-kali tidak ada Ilah selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan." – (QS.38:65)
قُلْ إِنَّمَا أَنَا مُنْذِرٌ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلا اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ
Qul innamaa anaa mundzirun wamaa min ilahin ilaallahul waahidul qahhaar(u)
066
"Rabb langit dan bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Maha Perkasa, lagi Maha Pengampun'." – (QS.38:66)
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ
Rabbus-samaawaati wal ardhi wamaa bainahumaal 'aziizul ghaffaar(u)
067
"Katakanlah: 'Berita itu (Al-Qur'an) adalah berita yang benar," – (QS.38:67)
قُلْ هُوَ نَبَأٌ عَظِيمٌ
Qul huwa nabaun 'azhiimun
068
"yang kamu berpaling darinya'." – (QS.38:68)
أَنْتُمْ عَنْهُ مُعْرِضُونَ
Antum 'anhu mu'ridhuun(a)
069
"Aku (Muhammad) tiada mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang al mala'ul a'la (malaikat) itu, ketika mereka berbantah-bantahan." – (QS.38:69)
مَا كَانَ لِيَ مِنْ عِلْمٍ بِالْمَلإ الأعْلَى إِذْ يَخْتَصِمُونَ
Maa kaana liya min 'ilmin bil mala-il a'la idz yakhtashimuun(a)
070
"Tidak diwahyukan kepadaku (dengan lengkap mengenai 'zat' malaikat itu), melainkan bahwa sesungguhnya, aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata." – (QS.38:70)
إِنْ يُوحَى إِلَيَّ إِلا أَنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُبِينٌ
In yuuha ilai-ya ilaa annamaa anaa nadziirun mubiinun
071
"(Ingatlah), ketika Rabb-mu berfirman kepada malaikat: 'Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah." – (QS.38:71)
إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِينٍ
Idz qaala rabbuka lilmalaa-ikati innii khaaliqun basyaran min thiinin
072
"Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya (Adam), dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)-Ku; maka hendaklah kamu (para malaikat) tersungkur dengan sujud kepadanya'." – (QS.38:72)
فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ
Fa-idzaa sau-waituhu wanafakhtu fiihi min ruuhii faqa'uu lahu saajidiin(a)
073
"Lalu seluruh malaikat-malaikat itu sujud semuanya." – (QS.38:73)
فَسَجَدَ الْمَلائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ
Fasajadal malaa-ikatu kulluhum ajma'uun(a)
074
"Kecuali iblis; dia menyombongkan diri, dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir." – (QS.38:74)
إِلا إِبْلِيسَ اسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ
Ilaa ibliisaastakbara wakaana minal kaafiriin(a)
075
"Allah berfirman: 'Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada, yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri, ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?'." – (QS.38:75)
قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِينَ
Qaala yaa ibliisu maa mana'aka an tasjuda limaa khalaqtu biyadai-ya astakbarta am kunta minal 'aaliin(a)
076
"Iblis berkata: 'Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah'." – (QS.38:76)
قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ
Qaala anaa khairun minhu khalaqtanii min naarin wakhalaqtahu min thiinin
077
"Allah berfirman: 'Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang diusir." – (QS.38:77)
قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ
Qaala faakhruj minhaa fa-innaka rajiimun
078
"Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu, sampai hari pembalasan'." – (QS.38:78)
وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِي إِلَى يَوْمِ الدِّينِ
Wa-inna 'alaika la'natii ila yaumiddiin(i)
079
"Iblis berkata: 'Ya Rabb-ku, beri tangguhlah aku, sampai hari mereka dibangkitkan'." – (QS.38:79)
قَالَ رَبِّ فَأَنْظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ
Qaala rabbi fa-anzhirnii ila yaumi yub'atsuun(a)
080
"Allah berfirman: 'Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh." – (QS.38:80)
قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ
Qaala fa-innaka minal munzhariin(a)
081
"sampai kepada hari, yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat)'." – (QS.38:81)
إِلَى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ
Ila yaumil waqtil ma'luum(i)
082
"Iblis menjawab: 'Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya," – (QS.38:82)
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
Qaala fabi'izzatika aghwiyannahum ajma'iin(a)
083
"kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka'." – (QS.38:83)
إِلا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ
Ilaa 'ibaadaka minhumul mukhlashiin(a)
084
"Allah berfirman: 'Maka yang benar dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan (diwahyukan-Nya)." – (QS.38:84)
قَالَ فَالْحَقُّ وَالْحَقَّ أَقُولُ
Qaala fal haqqu wal haqqa aquul(u)
085
"Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahanam dengan jenis kamu, dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka (manusia) kesemuanya'." – (QS.38:85)
لأمْلأنَّ جَهَنَّمَ مِنْكَ وَمِمَّنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ
Amlaanna jahannama minka wamimman tabi'aka minhum ajma'iin(a)
086
"Katakanlah (hai Muhammad): 'Aku tidak meminta upah sedikitpun kepadamu atas dakwahku; dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan'." – (QS.38:86)
قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُتَكَلِّفِينَ
Qul maa asalukum 'alaihi min ajrin wamaa anaa minal mutakallifiin(a)
087
"Al-Qur'an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam." – (QS.38:87)
إِنْ هُوَ إِلا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ
In huwa ilaa dzikrul(n)-lil'aalamiin(a)
088
"Dan sesungguhnya, kamu (Muhammad) akan mengetahui (kebenaran) berita Al-Qur'an, setelah beberapa waktu lagi." – (QS.38:88)
وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَأَهُ بَعْدَ حِينٍ
Walata'lamunna nabaahu ba'da hiinin

Dari surat ini dapat disimpulkan bahwa tiap nabi yang dahulu selalu mendapat tantangan dan perlawanan dari musuh-musuhnya, tetapi musuh-musuhnya itu dihancurkan Allah. Demikian juga halnya Nabi Muhammad s.a.w. yang mendapat tantangan dan perlawanan dari kaum musyrikin, tetapi akhirnya kaum musyrikin itu hancur. Juga dapat disimpulkan bahwa Al Quran itu adalah semata-mata wahyu dari Tuhan, karena di dalamnya dikhabarkan hal-hal yang hanya dapat diketahui dengan perantaraan wahyu, yaitu hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang dan hal-hal yang telah terjadi dahulu kala tanpa ada yang menceritakannya, hal-hal yaag terjadi di alam atas dan di akhirat nanti.

HUBUNGAN SURAT SHAAD DENGAN SURAT AZ ZUMAR
  • Akhir surat Shaad menerangkan bahwa Al Quran itu adalah peringatan bagi semesta alam, sedang permulaan surat Az Zumar menerangkan bahwa Al Quran turun dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
  • Sama-sama menyebut hal ikhwal makhluk sejak permulaan sampai kembali kepada Allah.
  • Kalau kita perhatikan seakan-akan surat Az-Zumar merupakan lanjutan dari surat Shaad, karena pada akhir surat Shaad diterangkan penciptaan Adam. Kemudian pada surat Az-Zumar diterangkan Allah menciptakan manusia semuanya dan menerangkan kesudahan nasib manusia yaitu bahwa semua manusia akan mati, kemudian dibangkitkan kembali dan dihisab, akhirya orang yang bertakwa dimasukkan ke dalam surga, dan orang yang kafir dimasukkan ke dalam neraka. 
Demikianlah bacaan Surat Shaad yang bersumber dari https://islamagamauniversal.wordpress.com ini, semoga bermanfaat dan dapat diamalkan. Sekian dan terimakasih.