Bacaan Surat Ath Thuur Arab Latin Dan Artinya

Surah At-Tur adalah surah ke-52 dalam Al-Qur'an. Surat Ath Thuur terdiri atas 49 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat As Sajdah. Dinamai Ath Thuur (Bukit) diambil dari perkataan Ath Thuur yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Yang dimaksud dengan bukit di sini ialah bukit Thursina yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musa menerima wahyu dari Tuhannya.

Pokok-pokok isinya:
  • Keimanan: Keadaan orang-orang kafir di dalam neraka dan keadaan orang-orang beriman di dalam surga; bukti kekuasaan dan keesaan Allah;setiap orang bertanggung jawab terhadap perbuatannya masing-masing, sekalipun demikian bapak dan anak akan dikumpulkan Allah dalam surga apabila kedua- duanya sama-sama beriman.
  • Hukum-hukum Kewajiban untuk tetap berda'wah dan anjuran melakukan zikir dan tasbih pada waktu siang dan malam.
  • Dan lain-lain: Orang-orang zalim pasti mendapat siksaan Allah di dunia dan di akhirat; Allah tetap akan menjaga dan melindungi Nabi Muhammad s.a.w.

Surat Ath Thuur


بسم الله الرحمن الرحيم
(Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang)
Terjemahan Text Qur'an Ayat
Demi bukit, وَالطُّورِ 1
dan Kitab yang ditulis, وَكِتَابٍ مَسْطُورٍ 2
pada lembaran yang terbuka, فِي رَقٍّ مَنْشُورٍ 3
dan demi Baitulmakmur, وَالْبَيْتِ الْمَعْمُورِ 4
dan atap yang ditinggikan (langit), وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوعِ 5
dan laut yang di dalam tanahnya ada api, وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ 6
sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi, إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَاقِعٌ 7
tidak seorang pun yang dapat menolaknya, مَا لَهُ مِنْ دَافِعٍ 8
pada hari ketika langit benar-benar bergoncang, يَوْمَ تَمُورُ السَّمَاءُ مَوْرًا 9
dan gunung benar-benar berjalan. وَتَسِيرُ الْجِبَالُ سَيْرًا 10
Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan, فَوَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ 11
(yaitu) orang-orang yang bermain-main dalam kebatilan, الَّذِينَ هُمْ فِي خَوْضٍ يَلْعَبُونَ 12
pada hari mereka didorong ke neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya. يَوْمَ يُدَعُّونَ إِلَى نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّا 13
(Dikatakan kepada mereka): "Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya". هَذِهِ النَّارُ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ 14
Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat? أَفَسِحْرٌ هَذَا أَمْ أَنْتُمْ لا تُبْصِرُونَ 15
Masuklah kamu ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); maka baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan. اصْلَوْهَا فَاصْبِرُوا أَوْ لا تَصْبِرُوا سَوَاءٌ عَلَيْكُمْ إِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ 16
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَعِيمٍ 17
mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka. فَاكِهِينَ بِمَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ وَوَقَاهُمْ رَبُّهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ 18
(Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan", كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ 19
mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. مُتَّكِئِينَ عَلَى سُرُرٍ مَصْفُوفَةٍ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ 20
Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya. وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُمْ مِنْ عَمَلِهِمْ مِنْ شَيْءٍ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ 21
Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini. وَأَمْدَدْنَاهُمْ بِفَاكِهَةٍ وَلَحْمٍ مِمَّا يَشْتَهُونَ 22
Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa. يَتَنَازَعُونَ فِيهَا كَأْسًا لا لَغْوٌ فِيهَا وَلا تَأْثِيمٌ 23
Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan. وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ غِلْمَانٌ لَهُمْ كَأَنَّهُمْ لُؤْلُؤٌ مَكْنُونٌ 24
Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya. وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ 25
Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)". قَالُوا إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِي أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ 26
Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka. فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُومِ 27
Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang. إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلُ نَدْعُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُ 28
Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu disebabkan nikmat Tuhanmu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula seorang gila. فَذَكِّرْ فَمَا أَنْتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَلا مَجْنُونٍ 29
Bahkan mereka mengatakan: "Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya". أَمْ يَقُولُونَ شَاعِرٌ نَتَرَبَّصُ بِهِ رَيْبَ الْمَنُونِ 30
Katakanlah: "Tunggulah, maka sesungguhnya aku pun termasuk orang yang menunggu (pula) bersama kamu". قُلْ تَرَبَّصُوا فَإِنِّي مَعَكُمْ مِنَ الْمُتَرَبِّصِينَ 31
Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas? أَمْ تَأْمُرُهُمْ أَحْلامُهُمْ بِهَذَا أَمْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ 32
Ataukah mereka mengatakan: "Dia (Muhammad) membuat-buatnya". Sebenarnya mereka tidak beriman. أَمْ يَقُولُونَ تَقَوَّلَهُ بَلْ لا يُؤْمِنُونَ 33
Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al Qur'an itu jika mereka orang-orang yang benar. فَلْيَأْتُوا بِحَدِيثٍ مِثْلِهِ إِنْ كَانُوا صَادِقِينَ 34
Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu pun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)? أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمُ الْخَالِقُونَ 35
Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu?; sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan). أَمْ خَلَقُوا السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ بَل لا يُوقِنُونَ 36
Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu atau merekakah yang berkuasa? أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَبِّكَ أَمْ هُمُ الْمُسَيْطِرُونَ 37
Ataukah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu (hal-hal yang gaib)? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka mendatangkan suatu keterangan yang nyata. أَمْ لَهُمْ سُلَّمٌ يَسْتَمِعُونَ فِيهِ فَلْيَأْتِ مُسْتَمِعُهُمْ بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ 38
Ataukah untuk Allah anak-anak perempuan dan untuk kamu anak-anak laki-laki? أَمْ لَهُ الْبَنَاتُ وَلَكُمُ الْبَنُونَ 39
Ataukah kamu meminta upah kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan utang? أَمْ تَسْأَلُهُمْ أَجْرًا فَهُمْ مِنْ مَغْرَمٍ مُثْقَلُونَ 40
Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang gaib lalu mereka menuliskannya? أَمْ عِنْدَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ 41
Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Maka orang-orang yang kafir itu merekalah yang kena tipu daya. أَمْ يُرِيدُونَ كَيْدًا فَالَّذِينَ كَفَرُوا هُمُ الْمَكِيدُونَ 42
Ataukah mereka mempunyai tuhan selain Allah. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. أَمْ لَهُمْ إِلَهٌ غَيْرُ اللَّهِ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ 43
Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur, mereka akan mengatakan: "Itu adalah awan yang bertindih-tindih". وَإِنْ يَرَوْا كِسْفًا مِنَ السَّمَاءِ سَاقِطًا يَقُولُوا سَحَابٌ مَرْكُومٌ 44
Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan, فَذَرْهُمْ حَتَّى يُلاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي فِيهِ يُصْعَقُونَ 45
(yaitu) hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikit pun tipu daya mereka dan mereka tidak ditolong. يَوْمَ لا يُغْنِي عَنْهُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا وَلا هُمْ يُنْصَرُونَ 46
Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang lalim ada azab selain itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. وَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا عَذَابًا دُونَ ذَلِكَ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لا يَعْلَمُونَ 47
Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri, وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ 48
dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar). وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ 49
Surah Ath Thuur Latin
  1. Wath-thuur(i)
  2. Wakitaabin masthuurin
  3. Fii raqqin mansyuurin
  4. Wal baitil ma'muur(i)
  5. Wassaqfil marfuu'(i)
  6. Wal bahril masjuur(i)
  7. Inna 'adzaaba rabbika lawaaqi'un
  8. Maa lahu min daafi'in
  9. Yauma tamuurussamaa-u mauran
  10. Watasiirul jibaalu sairan
  11. Fawailun yauma-idzil(n)-lilmukadz-dzibiin(a)
  12. Al-ladziina hum fii khaudhin yal'abuun(a)
  13. Yauma yuda'uuuna ila naari jahannama da'aan
  14. Hadzihin-naarullatii kuntum bihaa tukadz-dzibuun(a)
  15. Afasihrun hadzaa am antum laa tubshiruun(a)
  16. Ashlauhaa faashbiruu au laa tashbiruu sawaa-un 'alaikum innamaa tujzauna maa kuntum ta'maluun(a)
  17. Innal muttaqiina fii jannaatin wana'iimin
  18. Faakihiina bimaa aataahum rabbuhum wawaqaahum rabbuhum 'adzaabal jahiim(i)
  19. Kuluu waasyrabuu hanii-an bimaa kuntum ta'maluun(a)
  20. Muttaki-iina 'ala sururin mashfuufatin wazau-wajnaahum bihuurin 'iinin
  21. Waal-ladziina aamanuu waattaba'athum dzurrii-yatuhum biiimaanin alhaqnaa bihim dzurrii-yatahum wamaa alatnaahum min 'amalihim min syai-in kulluumri-in bimaa kasaba rahiinun
  22. Wa-amdadnaahum bifaakihatin walahmin mimmaa yasytahuun(a)
  23. Yatanaaza'uuna fiihaa ka'san laa laghwun fiihaa walaa ta'tsiimun
  24. Wayathuufu 'alaihim ghilmaanun lahum kaannahum lu'lu'un maknuunun
  25. Wa-aqbala ba'dhuhum 'ala ba'dhin yatasaa-aluun(a)
  26. Qaaluuu innaa kunnaa qablu fii ahlinaa musyfiqiin(a)
  27. Famannallahu 'alainaa wawaqaanaa 'adzaabassamuum(i)
  28. Innaa kunnaa min qablu nad'uuhu innahu huwal barrurr-ahiim(u)
  29. Fadzakkir famaa anta bini'mati rabbika bikaahinin walaa majnuunin
  30. Am yaquuluuna syaa'irun natarabbashu bihi raibal manuun(i)
  31. Qul tarabbashuu fa-innii ma'akum minal mutarabbishiin(a)
  32. Am ta'muruhum ahlaamuhum bihadzaa am hum qaumun thaaghuun(a)
  33. Am yaquuluuna taqau-walahu bal laa yu'minuun(a)
  34. Falya'tuu bihadiitsin mitslihi in kaanuu shaadiqiin(a)
  35. Am khuliquu min ghairi syai-in am humul khaaliquun(a)
  36. Am khalaquus-samaawaati wal ardha bal laa yuuqinuun(a)
  37. Am 'indahum khazaa-inu rabbika am humul musaithiruun(a)
  38. Am lahum sullamun yastami'uuna fiihi falya'ti mustami'uhum bisulthaanin mubiinin
  39. Am lahul banaatu walakumul banuun(a)
  40. Am tasaluhum ajran fahum min maghramin mutsqaluun(a)
  41. Am 'indahumul ghaibu fahum yaktubuun(a)
  42. Am yuriiduuna kaidan faal-ladziina kafaruu humul makiiduun(a)
  43. Am lahum ilahun ghairullahi subhaanallahi 'ammaa yusyrikuun(a)
  44. Wa-in yarau kisfan minassamaa-i saaqithan yaquuluu sahaabun markuumun
  45. Fadzarhum hatta yulaaquu yaumahumul-ladzii fiihi yush'aquun(a)
  46. Yauma laa yughnii 'anhum kaiduhum syai-an walaa hum yunsharuun(a)
  47. Wa-inna lil-ladziina zhalamuu 'adzaaban duuna dzalika walakinna aktsarahum laa ya'lamuun(a)
  48. Waashbir lihukmi rabbika fa-innaka bia'yuninaa wasabbih bihamdi rabbika hiina taquum(u)
  49. Waminallaili fasabbihhu wa-idbaarannujuum(i)
Surat Ath Thuur mengandung hal-hal yang berhubungan dengan penegasan adanya hari berbangkit, keadaan orang-orang kafir dan orang-orang mukmin di hari kiamat, keadaan surga sebagai tempat orang-orang yang bertakwa dan hujjah-hujjah yang menunjukkan kebatalan kepercayaan orang-orang musyrik. Surat ini diakhiri dengan menyebutkan nasehat-nasehat kepada Rasulullah s.a.w. dan orang-orang mukmin.

Hubungan surat Ath Thuur dengan surat An Najm

  • Surat Ath Thuur ditutup dengan menyebut bintang-bintang, sedang surat An Najm dibuka dengan menyebut bintang pula.
  • Dalam surat Ath Thuur disebutkan tuduhan orang kafir bahwa Al Quran dibuat oleh Nabi Muhammad s.a.w. sedang dalam surat An Najm ditegaskan bahwa Al Quran itu benar-benar wahyu dari Allah.
  • Dalam surat Ath Thuur diterangkan bahwa Nabi Muhammad s.a.w. selalu berada di bawah inayah Allah, sedang dalam surat An Najm dibayangkan bagaimana kebesaran dan kemuliaan Nabi Muhammad s.a.w.